Tamu Online : 2          WEBMAIL
Home artikel
|
artikel
Halaman ini dibaca : 485 Kali
small fontmedium fontlarge font

Aturan Terpenting Saat Anak Mengkonsumsi Antibiotika

preview
Bahagia Saat Memberi
Ringan Tangan Pengaruhi IQ Anak
RASULULLAH dan ANAK YATIM
Katanya Anak Anugerah - by Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari
50 Tahun Mendatang Anak Kita
LAZ DPU KALTIM, 29-09-2009 02:30:01 WITA

Saat si kecil terserang radang tenggorokan, infeksi telinga atau demam tinggi, biasanya pemberian antibiotika bisa jadi penyembuh yang cespleng. Akibatnya, seringkali dokter langsung memberikan obat sakti ini, tiap kali si kecil sakit. Namun, jangan sembarangan mengonsumsi antibiotika. Bila si kecil mendapat resep antibiotika, Anda bisa mengikuti anjuran Richard Besser, M.D., mantan direktur medis di program edukasi antibiotika, Centers for Disease Control and Prevention berikut ini. - Taati aturan pemakaian. Menghentikan pemakaian sebelum waktunya menaikkan risiko terjadinya resistensi. - Waspadai terjadinya efek samping. Diare, mual, atau gangguan perut bisa berlangsung selama beberapa hari. Munculnya rasa gatal atau ruam bisa menunjukkan adanya alergi. Bila terjadi, segera hubungi dokter. - Lupakan susu. Kebanyakan antibiotika bisa diminum dengan makanan atau minuman. Namun, susu bisa mengurangi penyerapan beberapa jenis obat. - Takar yang akurat. Gunakan alat takaran yang ada pada kemasan obat, bukan sendok teh. Untuk anak di bawah dua tahun, tanyakan dokter kemungkinan untuk mendapat pipet, yang membuat obat lebih mudah masuk ke dalam mulut. Kebanyakan ayah hanya mengajak si kecil ke dokter di saat darurat, atau ketika Anda, sang ibu, sedang berhalangan. Jarang sekali ada pria yang mau ikut menemani anaknya menjalani pemeriksaan rutin. Tidak percaya? Itu berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Evanston Northwestern Healthcare Research Institute. Hal ini amat disayangkan, sebab menurut banyak penelitian, keterlibatan ayah dalam segala aspek kehidupan anaknya akan mempengaruhi proses belajar, karakter, serta pertumbuhan buah hatinya tersebut. Untuk membujuk ayah agar mau menemani ke dokter, Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini: Jelaskan penyebabnya mengapa ayah harus ikut serta. Banyak ayah tidak mengerti bahwa kunjungan ke dokter ketika sedang sakit sama berharganya dengan ketika sedang dalam keadaan sehat. Dengan mengetahui persis setiap tahapan pertumbuhan anaknya, atau hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk si kecil di masa mendatang, sang ayah akan merasa memiliki hubungan yang lebih erat dengan anaknya. ”Para pria yang terlibat dalam penelitian kami menyatakan keperduliannya pada masalah kesehatan anak. Sayangnya, mereka merasa kurang percaya diri ketika berada di ruangan dokter anak,“ ujar penggagas penelitian, Craig Garfield, M.D. Ikut menemani suami ketika berkunjung ke dokter anak bisa membuatnya lebih percaya diri. Hanya saja, jangan menyela suami Anda setiap kali ia membuka mulut. Ajak ayah mengatur ulang jadwal kerjanya. Begitu Anda berhasil meyakinkan suami bahwa ia harus ikut menemani pergi ke dokter, ia akan lebih bersedia meminta izin kepada atasannya untuk pulang lebih awal atau masuk kantor agak siang. Jika memang jadwal kerja tidak bisa diajak kompromi, ia masih dapat ikut terlibat dengan cara menulis pertanyaan untuk dititipkan kepada Anda dalam kunjungan ke dokter. Cara lain, ia juga bisa mengirim pertanyaannya kepada dokter lewat e-mail. Suami pun bisa membantu Anda menelpon dokter untuk meminta jadwal konsultasi.(vvn) www.suaramedia.com

Share



Dikirim oleh : (dpukaltim)


ARTIKEL LAINNYA :
06-02-2013 -Solusi Islam Terhadap Marah
05-02-2013 -Nasehat Imam Al-Ghozali
01-02-2013 -Salman Al Farisi, Sang Pencari Kebenaran (Part 1)
31-01-2013 -Ilmu Pembersih Hati
30-01-2013 -Cinta Sesama
   CARI ARSIP ARTIKEL :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini
 
Berita Populer

Artikel Terbaru

Top Download
 

free hit counter

Copyright © 2009 - 2011,  All Right Reserved
Alamat Kantor Pusat DPU-KALTIM: Jl. Anggrek bulan No.10 Kompleks Batu Alam Permai, Samarinda ulu, KALTIM
Telp. (0541) 777 3656 / 709 6600, Faks. (0541) 7773656, Email. dpu-kaltim@yahoo.co.id

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.004330 Detik